Langsung ke konten utama

Digital Nomad, Cara Baru Bekerja di Masa Depan


Di masa yang sudah serba digital ini, muncul berbagai pekerjaan baru yang mengandalkan kemajuan teknologi digital. Salah satunya muncul istilah Digital Nomad. Pekerjaan yang satu ini memberikan keleluasaan bagi kita untuk bekerja dimana saja dan kapan saja. Banyak generasi milenial saat ini yang ingin berkarir sebagai digital nomad karena keleluasaannya yang tidak mengharuskan seseorang untuk masuk kantor. 

Apa itu Digital Nomad?

Digital Nomad berasal dari dua suku kata, yakni Nomad yang berarti pengembara dan Digital yang biasa kita kenal dengan jaringan internet, sinyal atau data. Jadi, digital nomad adalah individu yang memanfaatkan kecanggihan digital untuk melakukan pekerjaanya serta gaya hidup dengan cara berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Digital nomad adalah salah satu istilah yang mungkin sering kamu dengar saat masa pandemi Covid-19, yaitu Work From Home (WFH).

Perbedaan Digital Nomad dengan Freelancer

Saat mendengar kerja jarak jauh, mungkin kamu berpikir bila jenis pekerjaan digital nomad ini hampir sama seperti pekerjaan secara remote, atau pekerja lepas pada umumnya. Namun keduanya berbeda. Berikut adalah perbedaan dari digital nomad dan freelancer.

1. Tempat bekerja 
Sebagaimana kita tahu, bila pekerja freelance kebanyakan bekerja dari rumah dengan seperangkat komputer dan jaringan internet yang dimiliki serta kenyamanan tempat tinggal lainnya. Berbeda halnya dengan digital nomad. Mereka bekerja dari hotel, apartemen, kedai kopi, perpustakaan, pantai dan kendaraan camper van mereka. 

2. Jaringan internet
Perbedaan lainnya yang mencolok antara freelance dan digital nomad adalah terletak pada kekuatan jaringan internet yang dimiliki. Di mana bila kamu bekerja di rumah, sudah pasti jaringan internetnya aman dan kuat tergantung pada provider yang kamu pakai. Sementara, digital nomad sangat tergantung sekali pada kekuatan sinyal di mana mereka bekerja. Perantau digital ini akan ketakutan bila mereka tiba di lokasi yang jauh dari akses internet, tetapi mereka tidak memiliki pilihan lain karena mereka berada di sana. 

3. Sering kali berada di zona waktu yang berbeda
Menjadi hal biasa bagi pekerja nomaden untuk berada di zona waktu yang berbeda dari zona waktu kliennya, sebab mereka bekerja berpindah-pindah tempat bahkan negara. Ini menjadi tantangan bagi digital nomad. Terkadang mereka bekerja di malam hari, untuk mengejar waktu yang sama dengan kliennya di pagi hari.

4. Akuisisi klien 
Tantangan lainnya dari pekerjaan digital nomad adalah sulitnya melakukan akuisisi klien secara reguler. Biasanya ini terjadi karena kurangnya konsistensi dari pekerja digital nomad tersebut. Terlebih karena memerlukan pendapatan yang besar untuk berpindah negara, mereka mencari klien lain yang mampu menggaji lebih tinggi. Hingga tak heran bila mereka berpindah dari klien lama dengan tidak konsisten.

Macam-Macam Digital Nomad

Pekerjaan apa saja yang dapat dikatakan sebagai digital nomad?
• Seorang freelancer yang berprofesi sebagai penulis lepas, web programmer, bahkan admin sosial media yang mengurus aset klien dengan membuat campaign online atau konten.
• Profesional yang bekerja secara mandiri dengan membuka konseling, akuntan atau bantuan hukum lainnya.
Enterpreneur yang mengatur timnya menggunakan tools online.
• Seseorang yang menjual produk digital seperti e-book, panduan, website, print art, dan lainnya.
• Seseorang yang memanfaatkan dunia digital untuk berkarya seperti YouTuber yang mendapatkan penghasilan dari jumlah views atau subscriber atau influencer yang seringkali mendapatkan sponsor.

Pro dan Kontra Digital Nomad

Dilihat dari cara bekerjanya, banyak orang yang berpikir bahwa menjadi digital nomad adalah sebuah impian, namun beberapa orang juga banyak mengecam digital nomad ini. Apa saja sih pro dan kontra menjadi seorang digital nomad?

Pro :
• Tidak terikat dengan waktu sehingga kamu bebas mau bekerja kapan saja. Beberapa digital nomad memanfaatkan waktu liburan sambil bekerja agar semakin enjoy.
• Memiliki keahlian untuk mengatur waktu bermain, bekerja bahkan menabung sekaligus.
• Tidak perlu datang setiap hari ke kantor.
• Kebebasan untuk bersosialisasi dan menghabiskan waktu untuk mengeksplor kemampuan.
• Tidak perlu menghadapi macetnya perjalanan pagi hari ke kantor.
• Memiliki banyak koneksi dari berbagai wilayah bahkan negara.

Kontra :
• Tidak memiliki penghasilan tetap.
• Jam kerja yang terlalu fleksibel sehingga bisa saja jam istirahat menjadi jam untuk kerja dan sebaliknya.
• Tidak semua tempat memiliki jaringan internet yang baik sehingga kadang pekerjaan menjadi tertunda.
• Selalu berpindah-pindah tempat.

Kelebihan Digital Nomad

1. Bebas memilih
Sebagai seorang digital nomad, kamu bisa lebih bebas memilih apa yang ingin kamu lakukan dalam hidupmu. Kamu tidak perlu bekerja dari jam 9 pagi - 5 sore di kantor, bisa menjalankan hobimu, juga bisa memilih situasi yang membuatmu bekerja lebih maksimal. Bahkan bisa mengeksplor hal-hal baru di sekitarmu bisa menambah motivasi untuk segera menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Berbagai petualangan baru bisa jadi motivasi terbaik untukmu.

2. Punya waktu untuk melakukan apa yang disukai
Banyak karyawan kantoran yang mengeluhkan bahwa waktu hidupnya sudah terkuras banyak untuk perjalanan pulang pergi ke kantor dan bekerja di kantor itu sendiri. Maka, mereka merasa tidak punya waktu menjalankan hal lain yang mereka sukai.

Salah satu kelebihan digital nomad adalah bisa menjalankan hal-hal tersebut. Jika kamu suka traveling, kamu bisa bekerja sambil mengeksplor tempat-tempat baru. Jika kamu suka fotografi, kamu bisa bekerja sambil mengambil gambar tak terduga yang kamu lihat. Simpelnya, kamu bisa lebih mudah menemukan work life balancemu.

3. Menambah relasi
Digital nomad memiliki banyak kesempatan untuk bertemu banyak orang baru. Kamu akan berpindah dari satu tempat dan tempat lainnya untuk bekerja. Kemudian, kamu bisa memberanikan dirimu untuk menyapa, berkenalan, hingga bertukar kontak.

Jenis-jenis pekerjaan Digital Nomad

Adapun jenis pekerjaan yang banyak dilakukan secara digital nomad adalah: 
• Customer service  
• Penulis  
• Editor 
• IT  
• Marketing 
• Software Developer  
• Transcription 
• Translator 
• Virtual assistant  
• Akuntan 
• Fotografer 
• dan lain-lain 

Tips menjadi Digital Nomad

Jika kamu sudah yakin ingin menjadi digital nomad, berikut beberapa tips yang bisa diikuti: 

1. Kenali apa saja skill Anda 
Ketika kamu sudah berniat untuk menjadi pekerja digital nomad, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menggali apa saja skill yang kamu miliki. Dengan begitu kamu bisa menyesuaikan skill tersebut dengan pekerjaan digital nomad yang cocok denganmu. 

2. Buat portofolio 
Hal penting lainnya yang perlu kamu perhatikan adalah membuat portofolio. Portofolio berisi hasil karya yang telah kamu miliki sebelumnya, karya ini dapat berupa hasil dari pengalaman kerja yang pernah kamu lakukan. Melalui portofolio, recruiter dapat menentukan kelayakan kamu sebagai calon pekerja hingga menentukan gaji yang sesuai.  

3. Lakukan uji coba 
Sebelum kamu benar-benar terjun menjadi digital nomad, lakukan uji coba terlebih dahulu untuk mengetahui kemampuanmu. Apakah kamu mampu menjadi pekerja digital nomad atau tidak. Uji coba ini dilakukan untuk mengetahui manajemen waktu yang kamu miliki, jika memang hasil dari uji coba adalah kamu merasa mampu menjalankan peran digital nomad dengan baik tanpa mengganggu aktivitas lainnya, terutama jika kamu adalah pekerja kantoran atau memiliki bisnis lain, maka kamu memang siap. 

4. Bergabung dengan komunitas digital nomad 
Bergabung dengan komunitas digital nomad bisa membuat kamu mendapat banyak informasi penting dari orang-orang yang sudah lebih dulu berpengalaman dalam dunia digital nomad. Selain itu, kamu juga bisa mendapat kemungkinan memiliki partner traveling jika memiliki tujuan yang sama dengan teman dalam komunitas. 

5. Buat planning 
Ketika sedang dalam traveling perlu adanya jadwal waktu yang teratur agar bisa menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu, sehingga tidak mengganggu aktivitas lainnya. Maka dari itu diperlukan planning yang baik agar kamu dapat menjadi seorang digital nomad yang baik pula.  

6. Cari pekerjaan dengan sistem remote working 
Hal ini termasuk poin utama dalam tips menjadi digital nomad, yaitu kamu harus memilih pekerjaan yang bisa dilakukan dengan jarak jauh atau remote working, dengan begitu kamu dapat melakukan perjalanan traveling secara bersamaan. Sekarang banyak perusahaan yang mulai menerapkan sistem remote working yang dapat kamu temui, khususnya perusahaan startup. Maka kamu bisa memulainya dengan mencari lowongan pekerjaan pada perusahaan startup


Itulah dia jenis pekerjaan digital nomad yang muncul seiring perkembangan digital yang begitu masif serta meningkatnya kebutuhan karyawan akan keseimbangan hidup antara pekerjaan dan kepuasan hidup. Kamu bisa mencoba jenis pekerjaan ini.



Sumber:
https://www.ekrut.com/media/digital-nomad

https://glints.com/id/lowongan/digital-nomad-adalah/#.YqRH-qSyRzA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teori Ekonomi Klasik, Neo Klasik, Modern

Teori Ekonomi Klasik Teori Ekonomi Klasik secara umum dianggap sebagai aliran modern pertama dalam sejarah pemikiran ekonomi. Teori ekonomi klasik mulai berkembang sekitar pada abad ke-18. Adam Smith merupakan pemikir utama dari ekonomi klasik. Sebuah karya milik Adam Smith yaitu The Wealth of Nations pada tahun 1776 dianggap sebagai penanda dimulainya era ekonomi klasik. Ekonomi klasik menyatakan bahwa pasar bebas akan mengatur dirinya sendiri jika tidak ada campur tangan dari pihak apapun. Ekonomi klasik menekankan pada penerapan harga yang fleksibel baik dari segi upah maupun barang. Postulat lainnya yang ditekankan oleh ekonomi klasik adalah keseimbangan antara tabungan dan investasi dengan asumsi bahwa suku bunga fleksibel akan selalu menjaga ekuilibrium. Aliran ekonomi klasik mengemuka hingga pertengahan abad ke-19 dan kemudian digantikan oleh aliran ekonomi neoklasik (1870) Teori ekonomi klasik mempunyai beberapa ciri-ciri yaitu sebagai berikut : - Perekonomian yang ...

Review Indomie HYPE ABIS Rasa SEBLAK HOT JELETOT

Haiii Indomie lovers!!! Kalian pada gak asing kan sama yang namanya seblak??? Siapa sih yang gak tau sama makanan yang sedang trend ini. Makanan yang berasal dari Bandung, Jawa Barat ini banyak di gemari oleh anak-anak muda loh!! Bahkan bukan anak muda saja, hampir semua kalangan juga menggemari makanan yang satu ini. Nah sekarang Indomie juga mengeluarkan varian baru lohhh, salah satunya yaitu Indomie HYPE ABIS Rasa SEBLAK HOT JELETOT!!! Wowww para pecinta Indomie dan pecinta seblak pasti tertarik banget kan buat cobain varian baru ini... Nah kali ini aku bakal nge-review Indomie Hype Abis Rasa Seblak Hot Jeletot ini lohh!!! Dari segi kemasannya Indomie Hype Abis Rasa Seblak Hot Jeletot ini memiliki warna hitam dan merah, yang hampir sama kaya varian yang Indomie Hype Abis Rasa Ayam Geprek loh!!! Jadi kalau beli hati-hati jangan sampai ketuker yaah! Heheh Berbeda dari produk mie lainnya, Indomie Hype Abis Rasa Seblak Hot Jeletot ini memiliki ukuran mie y...

Review ACNES SEALING JELL dan ACNES SPOT CARE

Haiii ladiesss!!! Setiap wanita pasti mengidam-idamkan wajah yang mulus tanpa jerawat dan bekas jerawat dong yaa... Jadi aku mau cerita, sekitar akhir tahun kemarin tepatnya bulan November, wajah aku tuh lagi breakout parah.. yang tadinya gak pernah jerawatan, paling hanya 1 atau 2 saja, ini kok tiba-tiba muncul jerawat banyak banget... Jadinya untuk mengatasi jerawat-jerawat membandel itu, aku tertarik banget untuk coba beli produk Acnes Sealing Jell dan Acnes Spot Care Nah aku mau nge-review Acnes Sealing Jell dan Acnes Spot Care nih... 1. Acnes Sealing Jell Dari segi kemasannya Acnes Sealing Jell ini bagian luarnya berbentuk kotak kardus berwarna hijau dan putih, dan isi dalamnya berbentuk kaya salep gitu berwarna hijau putih juga. Acnes Sealing Jell ini isinya 9 gram. Dan juga di belakang kardusnya terdapat manfaat dan komposisinya guys... Dari segi teksturnya Acnes Sealing Jell ini berbentuk gel berwarna agak kekuningan. Dan aroma nya tidak...